Blitar — Dosen dan mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) STAI Diponegoro Tulungagung melaksanakan kegiatan ziarah ke Makam Bung Karno pada Ahad, 11 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan akademik melalui peneladanan nilai-nilai kebangsaan dari Sang Proklamator.
Ziarah yang berlangsung khidmat tersebut diikuti oleh dosen dan mahasiswa PGMI. Selain mendoakan Bung Karno, peserta juga melakukan refleksi historis terhadap keteladanan beliau sebagai tokoh bangsa yang memiliki kecakapan akademik, keluasan pemikiran, serta kecintaan mendalam terhadap tanah air.
Ketua Program Studi PGMI STAI Diponegoro Tulungagung, Komarodin, M.Pd.I, menyampaikan bahwa kegiatan ziarah ini merupakan bentuk pembelajaran kontekstual di luar ruang kelas. Menurutnya, Bung Karno adalah sosok intelektual yang mampu memadukan keilmuan, perjuangan, dan nasionalisme dalam satu kesatuan yang utuh.
“Bung Karno adalah teladan akademisi yang hebat. Beliau menguasai berbagai disiplin ilmu, memiliki pemikiran yang visioner, namun tetap menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas segalanya. Nilai inilah yang ingin kami tanamkan kepada mahasiswa PGMI,” ujar Komarodin.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini bertujuan membentuk karakter mahasiswa PGMI sebagai calon pendidik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki jiwa nasionalisme, cinta tanah air, serta tanggung jawab kebangsaan.
Kegiatan ziarah ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara dosen dan mahasiswa dalam membangun atmosfer akademik yang berkarakter. Hal ini sejalan dengan visi STAI Diponegoro Tulungagung dalam mencetak pendidik profesional yang berakhlak, berilmu, dan berwawasan kebangsaan. Melalui kegiatan ini, PGMI STAI Diponegoro Tulungagung menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pembelajaran yang bermakna dengan meneladani tokoh-tokoh bangsa sebagai sumber inspirasi akademik dan moral.
